Showing posts with label KEMENAG. Show all posts
Showing posts with label KEMENAG. Show all posts

Monday, June 4, 2018

Cara Cek NSM (Nomor Statistik Madrasah) RA MI MTs MA Lengkap

Cara Cek NSM RA MI MTs MA Lengkap di Seluruh Indonesia, Bagi rekan-rekan yang bingung cara melakukan cek NSM RA MI MTs dan MA maka silahkan baca artikel yang Admin berikan ini. disini akan admin ulas lengkap mengenai cara Cek NSM baik untuk RA MI MTs maupun MA.
Cara Cek NSM RA MI MTs MA Lengkap di Seluruh Indonesia Cara Cek NSM (Nomor Statistik Madrasah) RA MI MTs MA Lengkap
Cara Cek NSM
Sampai saat ini masih ada saja operator yang bingung mengenai data NSM ini, salah satu bingungnya biasanya adalah darimana mengetahui NSM RA/Madrasah tersebut. Sedangkan NSM sangat penting diketahui untuk melakukan penginputan siswa baru nantinya kedalam Aplikasi EMIS.

Maka dari itu Admin akan memberikan tutorial cara cek NSM RA MI MTs MA lengkap di seluruh Indonesia yang nantinya mempermudah rekan-rekan untuk melakukan penginputan peserta didik baru pada Aplikasi EMIS. Selengkapnya silahkan simak penjelasannya dibawah ini.

Cara Cek NSM RA MI MTs MA Seluruh Indonesia

NSM atau Nomor Statistik Madrasah di seluruh Indonesia dapat dicek secara online. Bahkan sebenarnya bukan hanya RA/Madrasah saja, semua lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Kemenag bisa dicek NSM-nya secara online.

Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  1. Silahkan Kunjungi website untuk mengecek NSM pada link berikut ini KLIK DISINI
  2. Setelah berada dihalaman beranda, silahkan lihat pada menu Cari Lembaga 
  3. Silahkan masukkan data seperti Jenjang, Provinsi, Kabupaten/Kota, dan masukkan juga Nama Madrasah karena kita akan melihat NSM.
  4. Kemudian klik tombol Lihat
  5. Selesai, maka data yang Anda cari akan tampil pada laman tersebut.
Demikianlah informasi mengenai Cara Cek NSM RA MI MTs MA. Semoga bermanfaat.

Saturday, May 19, 2018

DAFTAR 200 NAMA MUBALIGH REKOMENDASI KEMENAG

yang baru saja dirilis oleh Kementerian Agama saat ini masih menjadi perbincangan warga DAFTAR 200 NAMA MUBALIGH REKOMENDASI KEMENAG
Daftar 200 nama Muballigh Rekomendasi Kemenag
Gurumaju.com –  Daftar 200 nama Mubaligh Rekomendasi Kemenag yang baru saja dirilis oleh Kementerian Agama saat ini masih menjadi perbincangan warga. Terdapat pihak yang Pro maupun kontra dengan dirilisnya daftar 200 nama mugalligh Rekomendasi Kemenag pada tanggal 18 mei 2018 kemarin. Menag Lukman telah memberikan penjelasan bahwa nama-nama yang dirilis bukanlah yang terakhir, jadi nantinya masih ada lagi daftar nama-nama mubalig yang akan menjadi rekomendasi pemerintah untuk mengisi pengajian.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan pihaknya menerima banyak pertanyaan dari masyarakat terkait nama muballigh yang bisa mengisi kegiatan keagamaan mereka. 
“Selama ini, Kementerian Agama sering dimintai rekomendasi muballigh oleh masyarakat. Belakangan,  permintaan itu semakin meningkat, sehingga kami merasa perlu untuk merilis daftar nama muballigh,” terang Menag di Jakarta, Jumat (18/05).

Menurut Menag, pada tahap awal, Kementerian Agama merilis 200 daftar nama muballigh. Tidak sembarang muballigh, tapi hanya yang memenuhi tiga kriteria,  yaitu: mempunyai kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, reputasi yang baik, dan berkomitmen kebangsaan yang tinggi.
Daftar nama ini merupakan rilis awal yang dihimpun dari masukan tokoh agama, ormas keagamaan, dan tokoh masyarakat. Jumlah daftar ini tentu akan terus bertambah seiring masukan dari berbagai pihak. 
“Nama yang masuk memang harus memenuhi tiga kriteria itu.  Namun, para muballigh yang belum masuk dalam daftar ini, bukan berarti tidak memenuhi tiga kriteria tersebut,” ujar Menag.
"Artinya,  data ini bersifat dinamis dan akan kami update secara resmi," sambungnya. Info selanjutnya, bisa berkirim pesan whatsapp melalui nomor 0811-8497-492.

Daftar 200 Nama Muballigh Pilihan Kementerian Agama

BACA JUGA: Panduan PPG Dalam Jabatan Kemenang 2018

Menag berharap rilis daftar nama muballigh ini bisa memudahkan masyarakat dalam mengakses para penceramah yang mereka butuhkan. Langkah ini diharapkan akan memperkuat upaya peningkatan kualitas kehidupan beragama sesuai misi Kementerian Agama.

Demikian informasi mengenai artikel yang berjudul Daftar 200 nama Muballigh Rekomendasi Kemenag. Terima kasih, semoga dapat bermanfaat untuk semua.

Perhatian: Sebelum menutup Artikel "Daftar 200 nama Muballigh Rekomendasi Kemenag” ini, Silahkan Jika ada pertanyaan, saran, atau ingin memberikan masukan silahkan menuliskannya di kolom komentar, Admin dengan senang hati untuk meresponnya.

Jika merasa artikel ini bermanfaat, Silahkan untuk meng-KLIK tombol Share yang telah Admin sediakan  dibawah ini baik melalui Facebook, Twitter maupun Google Plus Agar Anda juga menjadi orang yang memberi manfaat untuk orang lain...

Sekian dari kami semoga bermanfaat, Salam Sukses Pendidikan…

PANDUAN PPG DALAM JABATAN MADRASAH KEMENAG TAHUN 2018

Panduan PPG Dalam Jabatan Madrasah Kemenag  PANDUAN PPG DALAM JABATAN MADRASAH KEMENAG TAHUN 2018
Panduan PPG Dalam Jabatan Madrasah Kemenag 2018
Gurumaju.com –  Panduan PPG Dalam Jabatan Madrasah Kemenag 2018, Info PPG Kemenag 2018, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia membuka kembali Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan untuk Para Guru yang mengajar di lingkup Kementerian Agama Republik Indonesia atau Madrasah Kemenag tahun 2018.

Guru yang dapat mengikuti PPG Dalam Jabatan Madrasah Kemenag 2018 ini adalah Guru yang telah mengajar di Madrasah Kemenag baik yang masih berstatus Honorer maupun sudah berstatus PNS selama kurun waktu 2 sampai 5 tahun mengajar.

Untuk Proses bagaiman guru mendapatkan informasi mengenai PPG Dalam jabatan ini seperti layaknya dibawah naungan Kemendikbud, jadi Anda tidak usah susah-susah mencari undangan karena nantinya jika Anda termasuk dalam kategori yang masuk Syarat maka Secara otomatis nantinya para guru akan memperoleh undangan PPG melalui aplikasi SIM PKB. Tapi sebelumnya, para guru harus sudah dinyatakan lulus dalam tahap pretest dan post test. Untuk waktu pelaksaaan kuliahnya sendiri itu akan berlangsung selama 4 bulan.

Sesudah pretest PPG di bawah naungan dari Kemendikbud selesai, pada tanggal 14 -19 Mei 2018 akan dilaksanakan pretest di bawah naungan dari Kemenag.

Untuk  Syarat PPG Dalam Jabatan Madrasah Kemenag 2019 adalah sebagai berikut:
  1. Memiliki ijazah D4/S1
  2. Program Studi Linier dengan Ijazah D4/S1
  3. Memiliki NPK (Syarat 4 Semester Aktif di Satminkal)
  4. Berusia Maksimal 58 Tahun
  5. Prioritas TMT < 2006

Alur Tata Kelola PPG Dalam Jabatan Madrasah Kemenag 2018
  1. Proses Ajuan Seleksi Adminstratif
  2. Proses Register TUK
  3. Proses Penjadwalan
  4. Proses Ujian Seleksi
  5. Proses Penempatan LPTK
  6. Proses Verifikasi LPTK
  7. Proses PPG
  8. Proses Penerbitan NRG
  9. Proses Penerbitan Sertifikat

Untuk lebih jelasnya, silahkan download Panduan PPG Dalam Jabatan Madrasah Kemenag 2018 melalui tautan di bawah ini:
Download

BACA JUGA:

Demikian informasi mengenai artikel yang berjudul Panduan PPG Dalam Jabatan Madrasah Kemenag 2018. Terima kasih, semoga dapat bermanfaat untuk semua.

Perhatian: Sebelum menutup Artikel "Panduan PPG Dalam Jabatan Madrasah Kemenag 2018” ini, Silahkan Jika ada pertanyaan, saran, atau ingin memberikan masukan silahkan menuliskannya di kolom komentar, Admin dengan senang hati untuk meresponnya.

Jika merasa artikel ini bermanfaat, Silahkan untuk meng-KLIK tombol Share yang telah Admin sediakan  dibawah ini baik melalui Facebook, Twitter maupun Google Plus Agar Anda juga menjadi orang yang memberi manfaat untuk orang lain...

Sekian dari kami semoga bermanfaat, Salam Sukses Pendidikan…

Monday, December 18, 2017

Cara Mengatasi Emis Madrasah Tiba - Tiba Keluar Sendiri

Intipendidikan.com - Cara Mengatasi Emis Madrasah Sering Keluar Sendiri, Bikin kesel kan,  ketika sudah bisa login ke Emis dan tiba - tiba aplikasi menutup sendiri,  padahal login nya udah rebutan.  Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan.

 Cara Mengatasi Emis Madrasah Sering Keluar Sendiri Cara Mengatasi Emis Madrasah Tiba - Tiba Keluar Sendiri

1. Internet
Penyebab Emis Madrasah suka keluar sendiri ini juga dapat disebabkan oleh koneksi internet. Pastikan koneksi internet stabil dan memiliki kecepatan yang cepat, saya sarankan sahabat untuk memakai jaringan yg kecepatannya diatas 30 Mbps, misalkan menggunakan jaringan Kartu GSM, harus yang support 4G. dengan ini koneksi dapat lebih stabil dengan kecepatan yang lumayan ketimbang 3G.

2. RAM
Ini juga sangat penting dalam Komputer / laptop jika tidak ingin mengalami logout dengan sendirinya. Pastikan kamu sudah memiliki RAM yang cukup besar untuk mengerjakan Emis Madrasah ini, 16 Gg misalnya, dengan memiliki RAM yang lebih besar tentu ini dapat membantu memperlancar proses pengerjaan Emis ini.

3. Processor minimal core i5
Dengan minimal Processor core i5 akan lebih memaksimalkan kerja kita. Dipastikan loading lebih cepat dan bisa mendahului / menyalip komputer dengan spesifikasi dibawahnya. Jadi meski masih sering keluar tapi minimal sudah bisa menyimpan beberapa data siswa.

4. Pilih Waktu Pengerjaan
Dengan memilih waktu pengerjaan Emis Madrasah ini juga bisa meminimalkan Logout sendiri, karena salah satu sebabnya adalah fullnya Server oleh pengakses laman Emis . Jam jam yang direkomendasikan :

06.00-08.00 WIB
12.00-13.00 WIB
17.00-19.00 WIB
01.00-06.00 WIB

Itulah beberapa waktu yang direkomendasikan. Selebihnya bisa sahabat operator yang mengatur dengan sikon masing masing.
Jika sahabat OPM sudah mencari waktu yang tepat InsyaAllah akan mendapatkan kondisi yang lebih baik dan semoga keluhan keluhan yang selama ini dirasakan oleh Operator akan di perbaiki oleh pengembang Website ini.

5. Tutup Website yang Lain
Menutup Website yang lain yang tidak dibutuhkan. Langkah ini akan sangat membantu kinerja kita di laman utama yang sedang konsen kita kerjakan. Karena semakin banyak tab browser yang digunakan akan semakin banyak pula pemakaian Internet kita. Oleh karena itu lebih baik sementara ditutup sampai tugas kita sebagai operator selesai total.

Sumber https://www.intipendidikan.com/

Wednesday, December 13, 2017

Instrumen Baru Untuk Peningkatan Mutu Guru dan Kepala Madrasah Sudah Disiapkan Kemenag

Intipendidikan.com - Dikutip dari laman Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah tengah menyiapkan instrumen baru peningkatan mutu pendidikan madrasah. Direktur GTK Madrasah Suyitno mengatakan, salah satu instrumen dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah adalah kepala madrasah tidak lagi dikenakan beban jam mengajar.



Dikatakannya, dengan tidak diberlakukannya jam mengajar bagi kepala madrasah, diharapkan kepala madrasah bisa fokus pada pengelolaan manajemen madrasah.

“Sistem dan regulasinya akan kita siapkan, sehingga tahun 2018 fokus pada peningkatan mutu pendidikan,” ujar Suyitno dalam Kegiatan Finalisasi Pagu Anggaran Program dan Kegiatan Direktorat GTK Madrasah di Yogyakarta, Selasa (12/12).

Ia juga menyampaikan bahwa akan dibangun sistem evaluasi diri bagi guru madrasah yang terkomputerisasi. Dengan sistem ini guru bisa mengukur kompetensi pribadi sebagai bahan evaluasi dan peningkatan keprofesian guru.

"Jadi guru bisa menilai diri sendiri,  hasilnya bisa langsung keluar dan yang tahu guru yang bersangkutan dan kepala madrasahnya," jelasnya.

“Sistem ini dinilai tepat dan efisien untuk guru madrasah,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Suyitno, perlu mendorong satuan kerja pada madrasah baik di pusat dan daerah untuk memaksimalkan program kerja yang terintegrasi. Salah satunya adalah peningkatan mutu pendidikan madrasah melalui program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PPKB).

“Saya  berharap melalui PPKB pemerataan kualitas pendidikan madrasah bisa tercapai,” ungkap Suyitno.

"Kalau kita berbicara mutu, ya tidak bisa hanya MAN IC saja, tapi juga madrasah secara keseluruhan. Sehingga ke depan kita akan bangun standar mutu Madrasah dari pinggiran, "quality for all," ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 55 peserta terdiri dari Kasi Penmad seluruh Indonesia dan Bagian Perencanaan Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Sumber : Kemenag.go.id 

Sumber https://www.intipendidikan.com/

Tuesday, September 12, 2017

Daftar Nama Calon Peserta Sertifikasi Guru Madrasah Se-Indonesia 2017

Intipendidikan.com  - Kementerian Agama  melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) menetapkan 4.314 orang yang memenuhi persyaratan sebagai calon peserta sertifikasi guru madrasah.


"Kementerian Agama memandang perlu melaksanakan  program sertifikasi ini dalam rangka peningkatan mutu dan kompetensi guru madrasah", ujar Direktur GTK Suyitno di Jakarta, Selasa (12/9).

Menurut Suyitno, sebanyak 4.314 orang yang memenuhi persyaratan sebagai calon peserta sertifikasi guru madrasah. Data yang digunakan sebagai acuan pendaftaran adalah data Simpatika. Sebelumnya   guru diwajibkan  updating data dan status sertifikasi di layanan Simpatika, sebelum 3 Juli 2017.

Dikatakannya, program sertifikasi guru 2017 hanya diperuntukkan bagi guru madrasah yang belum pernah mengikuti sertifikasi guru, karena saat ini belum dapat mengakomodasi sertifikasi ulang bagi guru yang sudah pernah sertifikasi.

Ia menambahkan, proses dan tahapan pendaftaran dilakukan secara online melalui layanan Simpatika. Setiap guru yang layak mengikuti sertifikasi guru tahun 2017, akan muncul notifikasi pemberitahuan pada akun Simpatika masing-masing terkait berbagai hal menyangkut sertifikasinya.

Selanjutnya, informasi daftar nama calon peserta sertifikasi guru madrasah se Indonesia dapat dilihat dibawah ini.

Daftar Nama Calon Peserta Sertifikasi Guru Madrasah se Indonesia

Demikian informasi yang kami sampaikan, semoga bermanfaat, Jabat Erat Intipendidikan.com


Sumber https://www.intipendidikan.com/

Monday, September 11, 2017

Berikut Hasil Sosialisasi Team EMIS Pusat

Intipendidikan.com - Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat pengisian data pada Aplukasi Emis Kemenag atau Apalikasi Dapodiknya Pendidikan Madrasah, berikutbeberapa hal yang perlu diperhatikan.


1. Emis ganjil 2017/2018 tidak pakai format excel lagi namun pola seperti aplikasi raport, database referensi hasil data genap 1617 diambil secara online lalu direstore ke aplikasi dekstop, lembaga cukup mengganti status siswa naik kelas atau tidak, lulus atau tidak serta mutasi.
Selanjutnya menginput siswa baru saja. selain itu juga melengkapi data lalu, yg sekiranya tidak di isi secara lengkap.

2. Bagi MI yg mendapat siswa baru dari TK, agar dicroscek lagi terkait NISN, karena info bahwa di TK sudah diterbitkan NISN agar tidak lagi diusulkan pada jenjang MI.

3. Mohon dicek lagi terkait NISN dan NISM siswa. jika ada kesalahan agar segera diperbaiki di semester ini, karena pola pendataan kedepan sudah tidak bisa diperbaiki lagi karena sistem database referensi online berbasis pendataan sebelumya

4. Mohon untuk mengecek dgn teliti tingkatan kelas siswa karena kedepannya tidak input lagi, tugas kita hanya menetapkan status naik kelas atau tidak, karena sering terjadi salah penempatan kelas dan jenis kelamin

5. Kedepannya emis akan online real time sehingga saat ada perubahan, lembaga langsung merubahnya dan otomatis perbaharui di server kanwil dan pusat.
Aplikasi emis juga akan terintegrasi dengan aplikasi raport sehingga lembaga akan langsung menginput absen dan semua nilai siswa dan pas akhir semester madrasah juga langsung mencetak raport siswa untuk dibagikan ke siswa

6. Nantinya di aplikasi emis akan ada output berita acara yg digunakan untuk pencairan dana BOS tiap semester, jadi jumlah siswa di EMIS menjadi patokan pencairan dana BOS dan lembaga yg tidak selesaikan emis maka tidak bisa mencairkan dana bos

7. Aplikasi emis juga akan dikembangkan seperti Dapodik yg seluruh pendataan terintegrasi dalam satu aplikasi yg tentunya butuh waktu. ..apakh ini benar

Demikian informasi yang kami sampaikan, semoga bermanfaat. Jabat Erat IndoINT.com 

Sumber https://www.intipendidikan.com/

Monday, August 21, 2017

Kemenag Fokus Perkuat Kompetensi Guru RA

Intipendidikan.com - Dikutip dari laman kemenag.go.id, Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah terus memperkuat kompetensi guru Raudlatul Athfal (RA). Penguatan ini di antaranya melalui workshop pengembangan Alat Peraga Edukatif (APE) bagi para guru Raudhatul Athfal (RA).


Direktur GTK Madrasah Suyitno menyampaikan tentang pentingnya pendidikan yang berkulitas sejak dini sebagai dasar penanaman karakter siswa. Menurutnya, RA merupakan jembatan pendidikan paling dasar para siswa.

"Basic  awal pendidikan diawali dari RA/PAUD, dari sinilah anak-anak dibentuk karakternya, embrio anak-anak didik berasal dari pendidikan Usia dini RA/Paud, yang merupakan jembatan pendidikan dasar," ungkap Suyitno di Mataram, Kamis (17/8).

"Pendidikan karakter (character building) yang kini sedang gencar-gencarnya dipublikasikan oleh pemerintah," tambahnya.

Suyitno menyampaikan, tugas guru RA sangatlah berat karena tidak hanya sekedar mentransfer ilmu saja, tetapi sebagai pendidik. Menurutnya, ada cara pendekatan secara khusus yang harus dilakukan oleh seorang guru RA/PAUD, bisa dengan pendekatan bernyanyi, dengan alat instrument, alat peraga lainnya.

"Guru-guru RA inilah yang nantinya akan membentuk prilaku dari setiap peserta didik, membetuk peserta didik tentang tata nilai dan kejujuran,"ujarnya.

Oleh karena itu, Suyitno menekankan para guru RA untuk meningkatkan kemampuan mendidik siswa karena guru RA tidak hanya transfer ilmu melainkan menanamkan nilai-nilai luhur.

“Tugas dosen hanya transfer knowladge kalau guru RA adalah educationalist atau pendidik yang dalam bahasa arab disebut murabbi. Guru RA lah yang menjadi garda depan menanamkan budaya jujur, antri, tidak mencuri dan lain sebagainya bagi siswa-siswa kita," ungkap Suyitno.

Suyitno mengajak pejabat di lingkungan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah untuk aktif dan terbuka mendengar masukan dari guru ketika ada kegiatan di daerah. Hal ini sebagai acuan dalam mengambil kebijakan yang tepat sasaran.

“Saya mengajak mereka curhat dan saya dorong teman-teman ketika ada kegiatan, sekalian melakukan kunjungan ke beberapa lembaga pendidikan. Saya ingin mendengar secara impiris keluh kesah yang dirasakan guru di daerah," katanya.

Kasubdit Bina GTK  RA, Nanang Fatchurrohman, menyampaikan bahwa dunia anak usia dini adalah dunia bermain dengan bermain anak akan memperoleh pelajaran yang mengandung aspek perkembangan kognitif, sosial, emosi.

Menurut pria yang yang biasa disapa Nanang, bermain merupakan sarana untuk menggali pengalaman belajar. Dengan menggunakan alat permainan yang mendidik serta alat peraga, bisa merangsang karakter dan perkembangan yang dimiliki anak," ujar Nanang.

"Oleh karena itu, dari sudut pandang pendidikan, bermain sangat membutuhkan alat peraga yang mendidik. Dan alat permainan yang mendidik inilah yang kita sebut dengan alat permainan edukatif (APE)," tutur Nanang

Salah satu narasumber, Nani Shalihati menyampaikan bahwa para guru RA harus selalu terlihat ceria, bersahabat dan menyenangkan serta didukung oleh penggunaan media pembelajaran baik media visual maupun media audio visual di hadapan para siswa.

“Suasana atau perasaan yang lagi marah, cemberut dan tidak rapi, maka akan berimbas pada suasana pembelajaran di kelas yang kurang baik”. Kata Nani

Pelatihan ini diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari unsur perwakilan guru RA yang tergabung dalam Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) baik pusat maupun wilayah NTB.
Semoga bermanfaat, Jabat Erat Intipendidikan.com 

Sumber https://www.intipendidikan.com/