Showing posts with label Kebugaran Jasmani. Show all posts
Showing posts with label Kebugaran Jasmani. Show all posts

Tuesday, May 1, 2018

Bentuk - Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani

Seperti kita ketahui bersama bahwasanya yang di maksud kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh untuk menerima pemberian fisik yang di berikan kepadanya tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan, sehingga tubuh masih bisa melakukan aktivitas yang serupa di keesokan harinya.

Pada pembahasan kali ini kami akan coba bentuk - bentuk Latihan Kebugaran Jasmani, simak uraiannya berikut.

1. Hakikat Latihan Kondisi Fisik

Latihan kondisi fisik (physical conditioning) memegang peranan yang sangat penting untuk mempertahankan atau meningkatkan derajat kesegaran jasmani (physical fitness). Derajat kesegaran jasmani seseorang sangat menentukan kemampuan fisiknya dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Semakin tinggi derajat kesegaran jasmani seseorang semakin tinggi pula kemampuan kerja fisiknya. Dengan kata lain, hasil kerjanya kian produktif jika kesegaran jasmaninya kian meningkat.

Selain berguna untuk meningkatkan kesegaran jasmani, latihan kondisi fisik merupakan pro­gram pokok dalam pembinaan atlet untuk berprestasi dalam suatu cabang olahraga. Atlet yang memiliki tingkat kesegaran jasmani yang baik akan terhindar dari kemungkinan cedera yang biasanya Bering terjadi jika seseorang melakukan kerja fisik yang berat.

Kurangnya daya tahan, kelentukan persendian, kekuatan otot, dan kelincahan merupakan penyebab utama timbulnya cedera olahraga. Hal ini disebabkan program latihan kondisi fisik yang dilakukan seseorang tidak sempurna sebelum dia terjun mengikuti pertandingan atau melaksanakan kegiatan fisik yang lebih berat.


Setiap, orang membutuhkan kesegaran jasmani yang baik agar ia clapat melaksanakan pekerjaannya
.dengan efisien dan efektif tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Kesegaran jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian (adaptasi) terhadap, pembebanan fisik yang diberikan kepadanya (dari kerja yang dilakukan sehari-hari) tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan.

Program latihan kondisi fisik perlu direncanakan secara sistematis, Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesegaran jasmani dan kemampuan ergosistem tubuh. Proses latihan kondisi fisik yang dilakukan secara cermat, berulang-ulang dengan kian hari meningkat beban latihannya, akan meningkatkan kebugaran jasmani. Hal ini akan menyebabkan seseorang kian terampil, kuat clan efisien dalam gerakannya.

Para ahli olahraga berpendapat, bahwa seorang atlet yang mengikuti program latihan kondisi fisik secara intensif selama 6 – 8 minggu sebelum musim pertandingan, akan memiliki kekuatan, kelentukan, dan daya tahan yang jauh lebih baik selama musim pertandingan. Perkembangan kondisi fisik yang terbaik juga membantu seorang atlet untuk mampu mengikuti latihan selanjutnya dalam usaha mencapai prestasi setinggi-tingginya.

2. Bentuk-bentuk Latihan Kondisi Fisik

Berkenaan dengan pembinaan kondisi fisik untuk meningkatkan kesegaran jasmani, kita perlu mengenal beberapa unsur-unsur kesegaran jasmani yang perlu dilatih. Unsur-unsur kesegaran jasmani tersebut antara lain: kekuatan, kecepatan, daya tahan otot jantung dan paru-paru, kelincahan, daya ledak (power) dan kelentukan.

Latihan Kondisi Fisik Umum (General Physical Conditioning)

Latihan kondisi fisik umum adalah latihan fisik yang belum dikaitkan dengan cabang olahraga tertentu. Dengan kata lain pembentukan kondisi fisik tersebut masih bersifat umum dan dasar.

Program latihan yang dilakukan untuk melatih kondisi fisik secara umum misalnya  pemain sepak bola antara lain sebagai berikut.

1. Latihan daya ledak (Explosive power)

Bentuk-bentuk latihan daya ledak adalah sebagai berikut:

  • Melompat dengan dua kaki (double leg bound)
  • Melompat dengan satu kaki secara bergantian
  • Lompat Jongkok

2. Latihan kekuatan (Strength training)

Dalam olahraga, kekuatan digunakan dalam berbagai bentuk antara lain:

  • Bergeraknya tubuh olahragawan (berlari, melompat, berenang dan sebagainya),
  • Menggerakkan benda atau alas lain: tolak peluru, bola, angkat besi, dayung dan sebagainya. dan
  • Melawan dan mengatasi kekuatan otot lawan: judo, gulat dan sebagainya.
  • Bentuk latihan kekuatan dengan berbagai kombinasi kekuatan yang dikenal dengan circuit training, yaitu urutan latihan dengan satu macam kegiatan di setiap pos antara 4 — 12 pos. Dalam hal ini pada setiap pos dilatih otot/sekelompok otot tertentu. Selain mudah dilakukan, circuit training tidak memerlukan alas-alas yang rumit, juga menarik dan tidak membosankan karena bervariasi.

Beberapa contoh latihan kekuatan antara lain sebagai berikut:

  • Push up (melatih otot lengan)
  • Pull up (melatih otot lengan)
  • Back up (untuk melatih otot punggung)
  • Sit up (melatih otot perut)
  • Squat jump (melatih otot kaki), dll


3. Latihan kecepatan (Speed training)

Latihan kecepatan yang masih bersifat umum ini diberikan dalam bentuk latihan lari dan sekaligus dengan latihan reaksi.

Beberapa catatan yang perlu diperhatikan dalam latihan kecepatan antara lain sebagai berikut.

  • Perlu diingat bahwa untuk lebih efektifnya latihan kecepatan tersebut, perlu rangsangan - rangsangan atau stimulus luar seperti: tanda dengan tepukan Langan, bunyi peluit, atau suara sebagai komando untuk mulai yang sekaligus juga melatih reaksi pemain.


4) Latihan daya tahan (Endurance training)

Daya tahan adalah kemampuan untuk bekerja atau berlatih dalam waktu yang lama tanpa mengalami kelelahan.

Banyak kegiatan dalam membina daya tahan yang dapat dilakukan, antara lain: lari jarak jauh, latihan aerobik 12 menit, lari lintas alam (cross country), fartlek, dan interval nterval training.

a) Latihan aerobik

Latihan aerobik dengan waktu yang ditentukan selama 12 menit, berusaha untuk mencapai jarak sejauh mungkin. Dalam proses latihan, semakin hari harus dapat menempuh jarak yang semakin jauh untuk menemukan tingkat kebugaran jasmani dengan hasil yang dicapai

b) Latihan cross country

Latihan cross country atau lari lintas alam memang umum dilakukan. Biasanya dilakukan sebagai selingan dari latihan-latihan daya tahan lainnya. Latihan ini terutama sekali dilakukan dalam periode persiapan.

c) Latihan fartlek

Prinsip latihan fartlek adalah berlari dengan berbagai variasi. Artinya dapat mengatur kecepatan lari yang diinginkan selama melakukan latihan tersebut sesuai dengan keinginan dan sesuai pula dengan kondisi/kemampuan atlet. Sebagai contoh dapat dimulai latihan dengan lari lambat-lambat, kemudian dilanjutkan dengan lari cepat pada jarak-jarak pendek secara intensif.

d) Interval training

Interval training adalah bentuk latihan daya tahan dengan berlari pada jarak tertentu dengan waktu tertentu, dengan masa pemulihan (recovery) di antara pengulangan jarak tersebut.

Hal-hal yang perlu ditentukan dalam merencanakan latihan interval adalah sebagai berikut.
     (1) Jarak yang akan ditempuh
     (2) Kecepatan untuk menempuh jarak tersebut
     (3) Pengulangan (repetition), yaitu beberapa kali jarak tersebut akan ditempuh
     (4) Lamanya masa istirahat (recovery) di antara repetisi.

5) Latihan kelentukan (Flexibility training)

Ada dua bentuk dalam mengembangkan kelentukan antara lain:
     (1) Peregangan dinamis dan
     (2) peregangan statis.

Adapun untuk penjelasannya adalah sebagai berikut:

a) Peregangan dinamis

Peregangan dimanis dilakukan dengan menggerakkan tubuh atau anggota tubuh secara berirama atau dengan memantul-mantulkannya (bouncing),sehingga otot-otot teregang dan terulur.

b) Peregangan statis

peregangan ini dilkukan dengan menegangkan tubuh atau anggota tubuh dan mempertahankan sikap tersebut tanpa bergerak untuk beberapa saat

Demikian jenis - jenis latihan kebugaran jasmani yang dapat kami berikan untuk anda, semoga bermanfaat!
Sumber https://www.gurumapel.com/

Manfaat Lari Malam Untuk Kesehatan

Apakah Anda tidak sempat melakukan olahraga di pagi hari karena aktivitas yang harus dijalani? Olahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap sehat. Apabila Anda tidak sempat untuk melakukan olahraga pada pagi hari, Anda kini dapat mencoba beralih untuk melakukan aktivitas olahraga di malam hari. Salah satu olahraga yang dapat Anda lakukan di malam hari adalah lari kecil atau jogging.
Lari malam saat ini sedang ngehits untuk dilakukan setelah pulang beraktivitas. Selain tidak mengganggu aktivitas pagi hari seperti sekolah, bekerja dsb, lari malam juga konon juga dapat membantu meningkatkan sistem imunitas agar daya tahan tubuh tetap prima.


Lari malam sangat berguna untuk seseorang yang ingin menjaga kebugaran tubuh namun tidak ingin menggangu aktivitas sehari-hari seperti sekolah maupun bekerja. Berbeda lari pagi yang harus berkejar dengan waktu, lari malam dapat Anda lakukan di malam hari ketika Anda selo setelah melakukan aktivitas seharian.

Hal yang perlu diperhatikan

Meskipun lari malam dirasa cukup efesien, namun Anda perlu memperhatikan beberapa hal sbb sebelum melakukan lari malam
  • Jangan terlalu berlebihan
  • Kenali kapasitas tubuh
  • Disarankan untuk tidak makan sebelum olahraga
  • Silahkan uji coba terlebih dahulu
Manfaat Lari Malam

Berikut merupakan manfaat lari malam, antara lain sbb:

1. Membantu membentuk otot
Lari malam dapat membuat membantu membentuk dan membangun otot agar lebih baik. Hal ini karena lari di malam hari dipercaya dapat mengeluarkan hormone pembentuk tubuh lebih banyak pada saat pagi maupun siang hari.
2. Relaksasi otak
Lari di malam hari dapat membantu otak agar lebih rileks setelah padatnya aktivitas yang dijalani selama seharian. Selain itu, lari malam juga dapat membantu mengurangi stress dan tekanan yang ada di dalam pikiran kita. Tertarik untuk mencoba?
3. Membantu membakar kalori
Meskipun kalori diperlukan untuk tubuh, namun apabila kebanyakan kalori hal itu dapat dipercaya memicu kegemukan. Lari di malam hari dapat membantu Anda untuk  membakar kalori tubuh dari sisa makanan yang kita konsumsi.
4. Membantu mengurangi resiko cedera
Loh, kok bisa? Tentu saja bisa. Bagi Anda yang melakukan lari pagi dengan tergesa-gesa, hal ini bisa saja menimbulkan cedera pada persendian tubuh karena ketidaksiapan otot untuk aktivitas yang berat. Apabila Anda melakukan lari malam setelah selo, maka resiko cedera pun dapat berkurang.
5. Tidur yang lebih lelap
Bagi Anda yang memiliki aktivitas yang berat di siang hari, lari malam barangkali dapat menjadi solusi bagi Anda untuk tidur yang lebih lelap. Bagi orang yang telah terbiasa melakukan lari malam secara rutin maka kualitas tidurnya akan meningkat dan membuat tubuh terasa bugar di pagi hari. Hal ini sesuai dengan penelitian dari National Sleep Foundation terhadap 83 orang yang menunjukkan hasil bahwa bagi mereka yang melakukan olahraga di malam akan merasa siap di pagi harinya. Akan tetapi, disarankan bagi Anda untuk berdiam diri selama 1 jam setelah olahraga malam karena suhu tubuh akan meningkat setelah berolahraga.
6. Membuat terlihat awet muda
Manfaat lain dari aktivitas lari malam ini adalah membuat seseorang terlihat lebih awet muda dan wajah terlihat lebih fresh. Wow! Wajah yang terlihat fresh dan awet muda tentunya dapat menjadikan daya tarik sendiri bagi seseorang.
7. Membantu mencegah berbagai macam penyakit
Layaknya olahraga pada umumnya, lari malam dapat membantu kita untuk menjaga kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh serta menghindarkan tubuh dari berbagai macam penyakit seperti diabetes, serangan jantung, darah tinggi dsb.
8. Membantu membuat paru-paru agar dalam kondisi prima
Lari malam juga  dapat bermanfaat untuk membuat paru-paru dalam keadaan prima. Menurut sebuah penelitian, kondisi paru-paru yang paling maksimal dipercaya pada pukul 4-5 sore. Sehingga, olahraga seperti lari malam dapat meningkatkan kapasitas paru-paru seseorang.
9. Membantu memompa jantung dengan baik
Manfaat selanjutnya yang dapat didapatkan dari lari malam adalah membantu memompa jantung dengan baik. Apabila jantung terpompa dengan baik maka fungsi dan sistem jantung sebagai organ vital dapat berjalan dengan baik. Selain itu, apabila jantung terpompa dengan baik maka plak dalam pembuluh darah juga dapat terkurangi sehingga jantung dapat berfungsi dengan baik.
10. Detoksifikasi
Lari malam juga dapat membantu detoksifikasi atau proses penghilangan racun (toksin) dalam tubuh setelah melakukan aktivitas seharian. Racun yang masuk ke dalam tubuh bisa jadi melalui debu, asap, makanan tidak sehat yang kita konsumsi maupun udara AC seharian. Dengan demikian, lari malam merupakan olahraga yang tepat untuk mengeluarkan racun di malam hari sehingga tidur pun kan menjadi pulas.
11. Membantu mengurangi berat badan
Bagi Anda yang sedang dalam proses penurunan berat badan, lari malam merupakan sala satu cara yang tepat untuk mewujudkan keinginan Anda. Olahraga seperti lari malam dapat membantu membakar kelebihan lemak dalam tubuh sehingga berat badan menjadi semakin berkurang.
12. Membantu menanggulanggi gangguan tidur
Gangguan tidur dapat disebabkan oleh adanya ganguan pikiran yang menumpuk, stress maupun kurang rileksnya tubuh. seperti yang telah yang dijelaskan sebelumnya, lari malam dapat membuat Anda untuk mengurangi stress maupun ketegangan dalam tubuh sehingga dapat membuat tidur lebih pulas.
13. Membantu meningkatkan daya gerak otot
Manfaat lain dari lari malam adalah membantu meningkatkan daya otot tubuh. ketika seseorang berlari di malam hari, sistem sensor tubuhnya kan bekerja dan meraskan jalanan atau tempat berlar sehingga akan merangsang penigkatan ketajaman sensor-sensor yang ada di dalam tubuh.
14. Membantu membuat keadaan psikologis yang lebih baik
Lari malam dipercaya dapat membaut keadaan psikologis seseorang menjadi leih baik. Hal ini sesuai dengan the Australian.com yang membuktikan bahwa olahraga malam seperti lari dapat menigkatkan perasaan bahagia seseorang. Hal ini dikarenakan lari dapat membantu merangsang produksi hormone endorphin yang dapat membuat seseorang merasa lebih bahagia.
15. Membantu meningkatkan mood keesokan harinya
Banyak orang yang menganggap bahwa lari malam dapat mempengaruhi kesehatan seseorang, padahal hal itu sebenarnya dapat membantu meningkatkan mood seseorang. Bagi seseorang yang melakukan lari pagi, mood nya di pagi hari dipercaya dapat menjadi lebih baik. Mood yang positif merupakan faktor yang penting bagi seseorang untuk menjalani kehidupan sehari-harinya.

Demikian aneka manfaat lari pada malam hari untuk kesehatan, semoga bermanfaat dan dapat  menambah wawasan anda.


Sumber https://www.gurumapel.com/

Pengertian Kebugaran Jasmani dan Komponen Kebugaran Jasmani Serta Manfaatnya

Salah satu komponen pokok penunjang aktifitas seseorang adalah derajat kebugaran jasmaninya, semakin tinggi derajat kebugaran jasmani seseorang maka orang tersebut akan semakin energik dan bersemangat dalam melaksanakan aktifitasnya dengan kata lain orang tersebut tidak gampang lelah dalam melaksanakan aktifitasnya. Pada prinsipnya orang yang derajat kebugaran jasmaninya tinggi maka orang tersebut tidak mudah mengalami kelelahan dan juga tidak mudah jatuh sakit.



Lalu apa sih sebenarnya yang di maksud dengan kebugaran Jasmani? Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh manusia dalam menerima pemberian aktifitas fisik sehari - hari tanpa harus mengalami kelelahan yang berlebihan sehingga tubuh masih bisa melaksanakan aktivitas serupa di keesokan harinya.

Hal ini sesuai dengan yang diungkapkan oleh Sudarno dalam bukunya yang menyatakan bahwa "kebugaran jasmani merupakan suatu kondisi ketika tubuh mampu menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik dan efektif tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan tubuh masih memiliki cadangan energi untuk melaksanakan tugas lainnya".

Prof. Sutarman juga turut mengutarakan pendapatnya mengenai pengertian kebugaran jasmani. Beliau mengungkapkan bahwa kebugaran jasmani merupakan aspek fisik dan kebugaran menyeluruh yang memberikan kesanggupan kepada seseorang untuk menjalankan hidup yang produktif serta dapat menyesuaikan diri terhadap segala bentuk tantangan terhadap kondisi fisik.

Berdasarkan penjelasan di atas tentu anda sudah paham bukan dengan pengertian kebugaran jasmani? Intinya Kesegaran jasmani atau kebugaran jasmani akan membantu orang-orang untuk selalu beraktifitas dengan lebih efisien dan efektif tanpa mengalami kelelahan yang berarti.

Kalau anda masih bingung, berikut ini adalah pengertian kebugaran jasmani berdasarkan pendapat beberapa para ahli:

Pengertian Kebugaran Jasmani Menurut Para Ahli
  1. Rusli Lutan
    • Kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang dalam menjalankan segala jenis kegiatan fisik yang memerlukan kekuatan, daya tahan, dan fleksibilitas.
  2. Agus Mukhlolid, M.Pd
    • Kemampuan seseorang untuk bekerja dan beraktifitas tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan.
  3. Muhajir
    • Kebugaran jasmani ialah kemampuan tubuh untuk melakukan adapatasi terhadap segala macam aktifitas fisik yang diberikan tanpa menimbulkan rasa lelah yang berlebihan.
  4.  Joko Pekik Irianto
    • Kemampuan seseorang untuk beraktifitas serta melakukan pekerjaan sehari-hari dan masih memiliki tenaga untuk menikmati waktu luangnya.

Komponen Kebugaran Jasmani

Setelah tadi kita bahas tentang pengertian kebugaran jasmani, tidak lengkap rasanya kalau kita tidak membahas komponen - komponen yang terdapat dalam kebugaran jasmani. Komponen - komponen kebugaran jasmani terbagi atas hal - hal berikut:

1. Kekuatan (Strength)

Kekuatan dapat dikatakan sebagai kondisi tubuh yang mampu memepergunakan otot ketika dibebankan untuk menjalankan suatu aktivitas. Otot yang kuat dapat diraih dengan latihan berat yang dilakukan secara rutin dan konsisten.

Salah satu cara untuk melatih kekuatan otot adalah dengan melakukan latihan angkat beban. Beberapa bentuk latihan kebugaran jasmani lainnya untuk melatih kekuatan otot adalah sebagai berikut:
  • Push-up, untuk melatih kekuatan otot lengan.
  • Sit-up, melatih kekuatan otot perut.
  • Squat-jump, melatih kekuatan tungkai dan oto perut.

2. Daya Tahan (Endurance)

Daya tahan merupakan kemampuan seseorang dalam menggunakan organ tubuhnya seperti jantung, paru-paru, dan sebagainya secara efektif dan efisien untuk melakukan aktivitas.
Berbeda dengan kekuatan, daya tahan tubuh dapat dilatih dengan latihan-latihan ringan seperti lari dan joging  yang dilakukan secara rutin setidaknya 30 menit setiap harinya.

3. Daya Otot (Muscular Power)

Daya otot merupakan kemampuan seseorang dalam memanfaatkan kekuatan maksimum dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Daya otot berkaitan dengan sistem anaerobik dalam proses pemenuhan kebutuhan energi.

Latihan kebugaran jasmani yang dapat melatih kemampuan daya oto di antaranya adalah:
  1. Vertical jump, untuk melatih daya ledak otot tungkai.
  2. Front jump, untuk melatih kemampuan otot betis dan tungkai.
  3. Side jump, melatih daya ledak otot tungkai dan paha.
  4. Kecepatan (Speed)
Kecepatan merupakan kemampuan seseorang dalam melakukan gerakan berkesinambungan dalam waktu sesingkat-singkatnya. Kemampuan ini sangat diandalkan dalam olahraga yang membutuhkan kecepatan, seperti lari jarak pendek 100 dan 200 meter. Kekuatan otot tungkai juga sangat berpengaruh dalam melatih kecepatan gerak tubuh manusia.
Latihan utama yang dilakukan untuk meningkatkan kecepatan adalah berlari 50-200 meter.

5. Daya Lentur (Flexibility)

Daya lentur merujuk pada efektivitas tubuh manusia dalam menyesuaikan diri dengan gerakan atau aktivitas yang mengandalkan kelenturan tubuh.
Contoh latihan yang dapat melatih daya lentur adalah senam, yoga, dan renang.

6.   Kelincahan (Agility)

Kelincahan merupakan kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri dengan posisi-posisi tubuh seperti dari depan ke belakang, atau dari kiri ke kanan. Salah satu jenis olahraga yang mengandalkan kelincahan adalah bulu tangkis, dan sepak bola.
Beberapa jenis latihan fisik yang dapat melatih kelincahan di antaranya adalah lari zig-zag dan naik-turun anak tangga.

7.  Koordinasi (Coordination)

Koordinasi adalah kemampuan seseorang dalam mengintegrasikan gerakan tubuh berbeda ke dalam satu gerakan yang efektif. Kemampuan koordinasi tubuh dapat dilatih dengan cara memantulkan bola pada tembok dengan tangan kanan dan menangkapnya kembali menggunakan tangan kiri.
Intinya, latihan koordinasi membutuhkan kemampuan gerak insting yang kuat sekaligus konsentrasi yang tinggi.

8.  Keseimbangan (Balance)

Keseimbangan merupakan kemampuan untuk mengendalikan organ dan syaraf otot sehingga dapat mengendalikan gerakan tubuh dengan baik. Salah satu cabang olahraga yang mengandalkan kemampuan keseimbangan adalah senam dan loncat indah.
Latihan-latihan fisik yang berguna untuk melatih keseimbangan di antaranya adalah latihan sikap lilin, berjalan di atas balok kayu, dan berdiri dengan tangan sebagai tumpuannya.

9.  Ketepatan (Accuracy)

Ketepatan adalah kemampuan dalam mengendalikan gerakan sesuai dengan sasaran. Sepak bola bowling, dan memanah merupakan cabang permainan olahraga yang mengandalkan ketepatan.
Beberapa latihan yang dapat dilakukan untuk melatih ketepatan atau akurasi di antaranya adalah melempar bola pada keranjang atau sasaran tertentu.

10.  Reaksi (Reaction)

Reaksi merupakan kemampuan seseorang dalam menanggapi rangsangan atau stimulus yang diberikan orang lain. Bentuk latihan kebugaran jasmani untuk melatih ketepatan reaksi adalah lempar tangkap bola.

Mengukur Tingkat Kebugaran Jasmani

Setiap orang memiliki tingkat ketahanan fisik dan kebugaran yang berbeda-beda. Tingkat kebugaran seseorang dapat diketahui melalui cara-cara berikut ini:
  1. Jenis Gerakan
    • Kebugaran jasmani dapat diperoleh dengan melakukan gerakan yang sesuai dengan kemampuan tubuh, yakni diawali dengan melakukan gerakan yang mudah lalu intensitas dan tingkat kesulitan gerakan tersebut dapat ditingkatkan seiring dengan kemampuan tubuh yang semakin bertambah.
  2. Frekuensi
    • Latihan kebugaran jasmani yang ringan dan dilakukan secara rutin dapat memberikan efek yang bagus bagi tubuh dibanding latihan berat yang dilakukan hanya sesekali. Frekuensi latihan yang konsisten seperti tiga kali dalam satu minggu dibutuhkan untuk membentuk kekuatan tubuh yang prima.
  3. Waktu
    • Waktu dan durasi latihan pun menentukan tingkat kebugaran jasmani seseorang. Waktu latihan kebugaran jasmani ditentukan dari tingkat ketahanan tubuh yang dimiliki seseorang.
    • Umumnya, orang-orang yang tidak terlalu rutin dalam berolahraga dianjurkan untuk latihan fisik setidaknya 30 menit setiap harinya untuk menghindari kelelahan yang berlebihan.

Manfaat dan Tujuan Kebugaran Jasmani

Kebugaran jasmani tidak hanya memberikan manfaat dalam menjalankan tugasnya sehari-hari. Tubuh kita akan mendapatkan manfaat kesehatan yang luar biasa dari latihan kebugaran jasmani yang kita lakukan secara rutin.

Berikut tujuan dan manfaat latihan kebugaran jasmani yang dapat kita rasakan:
  1. Mengurangi Risiko Obesitas
    • Seseorang yang rutin menggerakkan tubuhnya untuk menjalankan aktivitas sehari-hari atau berolahraga akan terhindari dari penumpukan lemak zat makanan yang dapat menyebabkan obesitas.
    • Aktivitas fisik mampu membantu tubuh dalam membakar kalori menjadi energi, dan membuatnya tidak menumpuk dalam tubuh.
  2. Mencegah Penyakit Jantung
    • Penyakit jantung dapat dibilang sebagai salah satu penyebab kematian paling berbahaya di dunia. Untuk itu, kita dianjurkan untuk memelihara kesehatan jantung dengan rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat.
    • Salah satu jenis latihan kebugaran jasmani yang dapat dilakukan untuk melatih kekuatan otot jantung adalah lari-lari ringan. Semakin rutin dilatih, maka otot jantung kita dapat berkontraksi dengan baik.
  3. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
    • Tingginya tekanan darah dapat menjadi pemicu munculnya berbagai macam penyakit seperti stroke dan jantung koroner. Olahraga rutin dan konsumsi makanan tanpa lemak dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi.
  4. Mengatasi Depresi
    • Latihan kebugaran jasmani tidak hanya bermanfaat dalam mengurangi beragam risiko penyakit. Depresi pun dapat ditangai dengan berolahraga. Pikiran yang suntuk dapat disebabkan oleh kurangnya aktivitas di luar ruangan.
    • Dengan sekadar berolahraga ringan seperti joging atau jalan cepat, kita dapat menghirup udara segar dan mengurangi rasa suntuk.
  5. Meningkatkan Energi
    • Seseorang yang melatih kekuatan dan kemampuan tubuhnya dengan rutin cenderung tidak mudah lelah. Hal tersebut disebabkan aktivitas fisik dapat membantu melatih kekuatan otot sekaligus melancarkan suplai oksigen ke dalam jaringan tubuh sehingga kita tidak mudah mengantuk dan cepat lelah.

Sumber https://www.gurumapel.com/