Showing posts with label Geografi Lingkungan. Show all posts
Showing posts with label Geografi Lingkungan. Show all posts

Monday, January 22, 2018

Pengelolaan Sumber Daya Alam Berdasarkan Prinsip Daur Ulang

Sumber daya alam kini semakin menipis dan membutuhkan perhatian serius jika kehidupan manusia ingin tetap terselamatkan. Dengan teknologi manusia kini dapat mengelola sumber daya alam dengan prinsip daur ulang. Manusia dapat memanfaatkan sampah untuk dijadikan kertas atau pupuk organik. Pupuk organik digunakan untuk meningkatkan kesuburan ranah. Tanah sebagai sumber daya alam lalu bisa ditanami tanaman produktif. Sisa tanaman dapat dapat diolah kembali menjadi pupuk setelah melaui proses daur ulang.

Proses daur ulang atau recycle adalah pengolahan kembali suatu material atau bahan-bahan yang tidak punya nilai ekonomis menjadi produk baru yang berharga dan bermanfaat bagi kehidupan manusia. Bahan-bahan tersebut diantaranya plastik, kertas, karton, seng, besi, logam, alumunium, serbuk gergaji, kaleng, potongan kain, kaca dan kulit.

Bajan baku proses daur ulang berupa sampah yang pada umumnya dianggap tidak berguna dan tidak punya nilai ekonomi. Sampah tersebut biasanya berasal dari sampah anorganik yang tidak dapat terurai secara alami. Sampah tersebut harus diolah, menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi dan dapat digunakan kembali.
Sumber daya alam kini semakin menipis dan membutuhkan perhatian serius jika kehidupan manu Pengelolaan Sumber Daya Alam Berdasarkan Prinsip Daur Ulang
Kardus dan kertas dapat di daur ulang

Sampah yang bersumber dari bahan organik dapat diproses secara alami misalnya dijadikan bahan baku kompos atau produk kreatif lain. Kardus bekas kini banyak dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam hiasan rumah yang inovatif.

a. Sistem pengelolaan formal
Pengelolaan sampah formal adalah pengumpulan, pengangkutan dan pembuangan sampah yang dilakukan oleh aparat pemerintah terkait di daerah. Sistem ini memandang sampah sebagai beban lingkungan sehingga memerlukan dana dan tenaga yang besar. Walaupun ada program penghargaan kinerja pengelolaa lingkungan seperti Adipura dan Adiwiyata namun masalah sampah masih saja tidak pernah terselesaikan. Seolah hanya untuk pencitraan semata.

b. Sistem pengelolaan informal
Pengelolaan sampah informal adalah aktifitas yang dilakukan oleh sebagian anggota masyarakat berdasarkan motif ekonomi. Secara tidak langsung mereka berperan serta dalam kebersihan kota seperti pemulung, pengepul barang bekas dan industri daur ulang. Mereka mengolah sampah sebagai sumber daya ekonomi dan turut serta menjaga kebersihan lingkungan.

Gambar: disini

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Monday, November 20, 2017

Wilayah-Wilayah Air dalam Tanah

Air tentu bisa kita temukan dimana-mana, namun tahukah kamu bahwa ada banyak jenis-jenis wilayah air dalam tanah itu?. Jika kamu punya sumur di rumah, itu adalah salah satu jenis air tanah saja. Ada banyak lagi tipe air tanah di bumi ini. Berikut ulasannya:

1) Wilayah yang masih terpengaruh udara
Di bawah permukaan bumi, terdapat akar dari tanam-tanaman, ada lapisan tanah yang mengandung air, yang bi-asanya dimanfaatkan oleh tanaman. Apabila zona ini jenuh oleh air, dikatakan tanah itu telah jenuh air atau telah sampai pada field capacity. Sedangkan akan bergerak turun karena gaya berat dan sebagian ditahan oleh tanah.  Wilayah jenuh air  Wilayah ini adalah wilayah kedalaman sumur maksudnya, apabila kita menggali sumur akan terdapat air yang meng-genang. Kedalaman wilayah ini ber-gantungpada topografi dan jenis tanah.

2) Wilayah jenuh air
Wilayah ini adalah wilayah kedalaman sumur maksudnya, apabila kita menggali sumur akan terdapat air yang meng-genang. Kedalaman wilayah ini ber-gantungpada topografi dan jenis tanah.

3) Wilayah kapiler  
Di antara wilayah jenuh air dan wilayah yang masih teipengaruh udara, terdapat wilayah peralihan, di mana air terdapai karena kapiler.  

4) Wilayah aliran dalam batuan  
Wilayah ini berisi air yang memang terdapat dalam batu-batuan.

 namun tahukah kamu bahwa ada banyak jenis Wilayah-Wilayah Air dalam Tanah
Penampang muka air tanah

Menurut Letaknya Wilayah-Wiayah Air dalam Tanah

Menurut letaknya air tanah dibedakan sebagai berikut.  
1) Air tanah dangkal (preatisj adalah air tanah yang terdapat di atas lapisan yang tak tembus air (impermeable), .letaknya dekat permukaan-bumi.  
2) Air tanah artesis (air tanah dalam) adalah air tanah yang terdapat pada lapisan tembus air, yang terletak di antara dua lapisan batuan yang tembus air. 

Sumber Artesis 

Air artesis terdapat di lapisan sinklin dan bagian-bagian yang lebih dalam dari lapisan-lapisan itu. Lapisan yang mengandung air di dalam sinklin dan lapisan-lapisan lain yang mengandung air itu hams terletak di antara lapisan yang kedap air (impermeable).  Ada 2 macam timbulnya sumur artesis, yaitu secara alamiah dan pengeboran.  
1)    Secara alamiah  Apabila sumur artesis terletak cukup tinggi, maka air akan memancar dengan sendirinya karena tekanan hidrolik.  
2)    Secara pengeboran  Apabila letaknya cukup jauh di bawah permukaan bumi, sumur artesis harus dibor agar air memancar ke permukaan bumi.  
 
 namun tahukah kamu bahwa ada banyak jenis Wilayah-Wilayah Air dalam Tanah
Jenis-jenis sumur air tanah

Sungai 

Pengertian sungai adalah bagian dari permukaan bumi yang karena sifatnya, menjadi tempat air mengalir.  Beberapa istilah yang berkaitan dengan sungai, antara lain sebagai berikut:

1. Alur sungai adalah bagian muka bumi yang selalu berisi air mengalir.  

2. Daerah aliran sungai (DAS) adalah-bagian dari muka bumi yang aimya mengalir ke dalam sungai yang bersang-kutan apabila jatuh hujan. Istilah asing pada daerah aliran sungai biasa disebut dengan drainage area atau river basin.  

3 .Hilir sungai adalah bagian alur sungai yang terdekat dengan muara sungai.  

4. Hulu sungai adalah bagian alur sungai yang terdekat dengan titik tertinggi dari alur sungai.  

5. Infiltrasi adalah air dari permukaan bumi masuk ke dalam tan ah (perembesan air ke dalam tanah).  

6. Mata air adalah titik tempat air tanah keluar sebagai aliran permukaan.  

7. Muara sungai adalah titik tempat air sungai mengalir ke laut, danau, atau sungai lain.

8. Perkolasi adalah aliran air di dalam tanah dan lapisan-lapisan tanah yang lebih tinggi ke lapisan tanah yang lebih rendah.  

9. Pinggir basah alur adalah bagian dari pinggiran alur sungai di bawah permukaan air.  

10. Pinggir kering alur adalah bagian dari pinggir alur sungai di atas permukaan air.

Demikian artikel tentang Wilayah-Wiayah Air dalam Tanah. Semoga bermanfaat.
Gambar: disini, disini
Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Thursday, October 5, 2017

Manfaat Lahan Potensial, Lahan Kritis Pengusahaannya

Kemungkinan pengembangan lahan harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan, bentuk relief bumi, struktur tanah, iklim, serta beberapa kemungkinan dan kendalanya.

a.    Pengelolaan Lahan untuk Jenis Nabati

Pengelolaan sumberdaya pertanian untuk jenis tanaman padi, misalnya sebagai berikut.

1)    Padi sawah ditanam di sawah yang ada aimya.

2)    Padi gogo ditanam di sawah yang tidak ada aimya.

3)    Padi Kambang ditanam di wilayah endapan yang terdapat di Kalimantan Selatan dan di sebelah timur Pulau Sumatera.

Tanah sawah juga dimanfaatkan untuk tanaman perkebunan seperti tembakau, tebu, jerami, dan untuk tanaman palawija seperti jagung, kacang tanah, dan kedelai. Padi sawah ditanam di pesawahan yang sangat luas di dataran rendah ini didukung oleh kemudahan penggarapannya.

Bagian dari lahan pertanian untuk tanaman padi adalah sebagai berikut:

a.    Sawah bencah ialah sawah untuk tanaman padi di dataran rendah dekat muara sungai atau relief dangkal yang berawa-rawa. Lokasinya banyak dijumpai di daerah pasang surut air laut.

b.    Sawah lebak ialah sawah untuk tanaman pada bagian tanah rendah di sepanjang daerah aliran sungai (DAS).

Kendalanya adalah modal masih terbatas dan kurangnya tenaga ahli.

Kemungkinan pengembangan lahan harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan Manfaat Lahan Potensial, Lahan Kritis Pengusahaannya
Tambak udang yang potensial

b.    Pengelolaan Lahan untuk Jenis Hewani

1) Peternakan

Pengelompokkan petemakan dapat dibagi atas beberapa bagian.

a.    Petemakan besar, seperti sapi, kerbau, dan kuda.

b.    Petemakan kecil, seperti domba dan biri-biri.

c.    Petemakan unggas, seperti ayam, itik, dan burung.

Usaha peternakan di samping menunjang kebutuhan protein juga dapat dimanfaatkan tenaganya.

2) Perikanan

Usaha perikanan dilakukan di daerah tawar, payau, dan air asin.

a)    Air tawar

1)    di sawah bersama tanaman padi (pertanian terpadu);

2)    di kolam atau empang;

3)    perairan umum (danau, rawa).

b)    Air payau

Perikanan air payau dilaksanakan dalam bentuk tambak misalnya di tepi pantai.

c) Air asin/Air laut

Hasilnya antara lain ikan tuna, salmon, bandeng, sardin dan cumi. Kendalanya modal dan bibit unggul.

Pelestarian dan Peningkatan Manfaat Lahan Potensial

Upaya yang dilakukan agar lahan dapat dimanfaatkan penduduk dari tahun ke tahun dan produktivitasnya dapat meningkat, tanpa mengurangi keseimbangan antaigenerasi, maka ?perlu tindakan yang lebih hati-hati jangan sampai terjadi kerusakan lingkungan yang mengakibatkan fungsi lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan dalam menyong-song pembangunan menjadi berkurang. Penduduk atau generasi yang sedang me-manfaatkan lahan dilarang mengeksploitasi secara besar-besaran tanpa memperhatikan generasi yang akan datang. Agar terjadi kesinambungan dalam pembangunan, di tempuh langkah-langkah sebagai berikut.

1. Memanfaatkan lahan subur, pemupukan tanah, perbaikan air tanah agar tetap ada pada bagian atas dengan mengusa-hakan tanaman pelindung, supaya air tidak sampai masuk jauh ke dalam tanah.

2. Perbaikan unsur hara yang ada dalam tanah dapat dilakukan dengan penanaman bergilir (rotasi tanaman) agar tanah tidak jenuh terhadap satu jenis tanaman.
Gambar: disini

Sumber https://geograph88.blogspot.com/