Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Wednesday, June 6, 2018

Inilah Hal- hal yang Mesti Diperhatikan Saat Mendaftar di SMK Negeri pada PPDB Tahun 2018/ 2019

Diterima di sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri merupakan impian dari setiap siswa yang berminat masuk SMK.  Selain mutu, fasilitas, dan kompetensi lulusan yang bagus, SMK negeri memberikan peluang yang lumayan besar kepada lulusannya untuk dapat langsung bersaing dalam dunia kerja dan industri. 
 negeri merupakan impian dari setiap siswa yang berminat masuk SMK Inilah Hal- hal yang Mesti Diperhatikan Saat Mendaftar di SMK Negeri pada PPDB Tahun 2018/ 2019

Tetapi, dapat diterima ke SMK Negeri favorit tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak hal yang mesti dilalui seperti seleksi administrasi, tes pemeriksaan kesehatan, sampai dengan tes wawancara yang diselenggarakan masing- masing satuan pendidikan. Pun juga sistem PPDB pada tahun ini yang sedikit berbeda dengan tahun tahun sebelumnya.

Nah, sehubungan dengan hal tersebut, berikut ini saya rangkum beberapa hal yang mesti diperhatikan saat mau mendaftar di SMK Negeri pada PPDB tahun 2018/ 2019. 

Cari Informasi - Informasi sebagai hal yang utama diperhatikan. Kemudahan sistem PPDB secara online seperti saat ini adalah tersedianya website resmi yang memberikan kemudahan para pendaftar untuk mencari informasi tentang bagaimana proses pendaftaran sampai dengan tahapan terakhir. Perhatikan juga pada jadwal, syarat dan proses tahapan pendaftarannya.  

Kumpulkan Berkas - Pengumpulan berkas tersebut biasanya digunakan untuk keperluan administrasi. Oleh karena itu, pengumpulan berkas persyaratan seharusnya dilakukan sejak sekarang. Persiapkan berkas berkas pendukung baik dokumen yang hanya fotocopy maupun dokumen yang mesti melampirkan dokumen asli. Yang bersifat fotocopy misalnya Ijazah, Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga, sedangkan yang beserta dokumen asli yaitu seperti SKTM, Piagam Prestasi, SK anak guru dan Surat Keterangan Sehat. Surat keterangan sehat ini dari dokter pemerintah dengan menerangkan hasil pemeriksaan kesehatan sesuai dengan bidang keahlian yang dipilih calon peserta didik SMK Negeri. 

Tes Khusus - Satuan pendidikan menerapkan tes khusus dan tes kesehatan dengan standar dari satuan pendidikan masing- masing. Misalnya saja, tes akademik, tes psikologi dan wawancara. Untuk itu, persiapkan saja hal- hal tersebut diatas bilamana saat proses pendaftaran terdapat tes tersebut. Tes khusus ini dilaksanakan di sekolah saat mengumpulkan berkas kelengkapan.

Pilihan Peminatan - Setiap peserta didik dapat memilih maksimal empat pilihan peminatan program studi dalam bidang keahlian yang sama pada satu satuan pendidikan atau lebih. Misalnya saja,
Si Budi memilih bidang keahlian teknologi dan rekayasa, dengan pilihan pertama, program studi teknik otomotif pada SMK A, kemudian memilih teknik mesin pada SMK B untuk program studi kedua, lalu memilih program studi ketiga, yaitu teknik grafika pada SMK C, dan memilih program studi keempat, yaitu teknik perkapalan pada SMK D.
Atau
Si Budi memilih bidang keahlian teknologi dan rekayasa, dengan pilihan pertama, program studi teknik otomotif pada SMK A, kemudian memilih program studi kedua, teknik mesin pada SMK A, memilih program studi ketiga, yaitu teknik grafika pada SMK C, dan memilih program studi keempat, yaitu teknik perkapalan pada SMK C.

Dan demikian beberapa hal yang mesti diperhatikan saat mendaftar ke SMK negeri. Semoga artikel ini bisa membantu adik- adik yang ingin mendaftar ke SMK. Ada pertanyaan atau punya informasi tambahan selain diatas? Silahkan tuliskan melalui kolom komentar dibawah ya...

Semoga sukses.



Salam. 

Sumber http://www.ahzaa.net/

Monday, June 4, 2018

Jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) SMK, Apakah Sama?

Belakangan ini Jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) SMK menjadi jurusan yang paling populer.  Terlihat dari jumlah peminat yang ingin masuk ke jurusan tersebut dan banyaknya satuan pendidikan SMK yang berbondong- bondong membuka jurusan itu. Bisa jadi alasannya disebabkan karena iklim industri otomotif yang sedang naik daun sehingga lapangan kerja yang melimpah di sektor tersebut. Selain itu, industri otomotif juga sudah merambah ke dunia pendidikan dengan menggandeng SMK- SMK untuk menjadi mitra binaannya sehingga lebih memantapkan calon siswanya untuk masuk dan memilih jurusan tersebut. 
ilustrasi jurusan TBSM/ sumber gambar : http://binusasmg.sch.id

Sekilas Kedua Jurusan
Meskipun sama- sama jurusan dalam bidang otomotif dalam rumpun program keahlian teknik otomotif, jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dan Kendaraan Ringan (TKRO) SMK memiliki perbedaan yang signifikan. Secara sederhana, kompetensi keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) lebih memfokuskan pada keterampilan yang berhubungan dengan sepeda motor. Keterampilan mencakup penguasaan dalam melakukan perawatan dan perbaikan mesin sepeda motor, chasis, pemindahan tenaga, sistem kelistrikan sepeda motor, kreatif dalam modifikasi dan asesoris sepeda motor,merancang dan membuat produk yang berbasis welding (pengelasan), dan menguasai Otomotif Technology Computer yang terkini. Sedangkan pada kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), lebih berfokus pada penguasaan bidang otomotif khususnya mobil baik niaga maupun penumpang (Baca Juga :Mengenal Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) SMK).  Siswa akan dibekali keterampilan seperti melakukan pengecekan, perawatan komponen mobil sampai dengan perbaikan kerusakan mobil sesuai dengan standar yang ditetapkan. 

Pembelajaran
Dalam pembelajaran, kedua jurusan tersebut memiliki kesamaan dalam berbagai bidang mapel karena keduanya sama- sama dalam rumpun program keahlian teknik otomotif yaitu pada mata pelajaran yang digolongkan dalam muatan nasional, muatan kewilayahan dan muatan kejuruan. Pada muatan nasional dan kewilayahan, sama seperti jurusan- jurusan SMK yang lainnya, mapel yang dipelajari seperti Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. 

Pada muatan kejuruan sub dasar bidang keahlian masih pada rumpun teknik otomotif. mencakup Simulasi dan Komunikasi Digital, Fisika, dan Kimia. Sedangkan sub dasar program keahlian mencakup Gambar Teknik Otomotif, Teknologi Dasar Otomotif, dan Pekerjaan Dasar Otomotif. 

Hal yang jelas berbeda adalah pada mapel sesuai bidang keahlian. Pada jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), mencakup Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor, Pemeliharaan Sasis Sepeda Motor, Pemeliharaan Kelistrikan Sepeda Motor , dan Produk Kreatif dan Kewirausahaan. 

Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) meliputi Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan, Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan, Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan dan Produk Kreatif dan Kewirausahaan. 

Peluang Kerja
Dengan banyaknya SMK yang meneken kontrak mitra binaan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) bidang otomotif, saya rasa peluang kerja lulusan kedua jurusan tersebut lumayan menjanjikan asalkan memenuhi syarat- syarat dengan standar keahlian yang ditetapkan. Mereka dapat bekerja pada perusahaan nasional maupun multinasional bidang otomotif. Sebagai contoh, siswa lulusan Jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dapat bekerja dalam industri perakitan sepeda motor misalnya pada Ho**a atau Ya**ha. Sedangkan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) dapat bekerja dalam industri otomotif khususnya mobil.

Selain itu, kedua lulusan tersebut dapat menjadi entrepreneur yang siap berwirausaha dalam bidang tersebut mengingat pertumbuhan bisnis ini lumayan pesat. Membuka bengkel sendiri adalah salah satunya. 

Saat siswa lulusan ingin melanjutkan kompetensinya, saat ini tersedia banyak pilihan perguruan tinggi yang membuka jurusan yang relevan dengan kedua kompetensi keahlian tersebut. Jadi, jangan khawatir bila ingin mengembangkan karir lebih lanjut.

Sebagai kesimpulan, kedua jurusan sama- sama bagus dalam prospek dunia kerja saat ini. Namun satu hal yang mesti dicatat adalah bahwa perusahaan hanya menginginkan siswa lulusan yang benar- benar mantap dan terampil untuk dapat bergabung.  So, do the best...

Semoga bermanfaat.
Salam.

Sumber http://www.ahzaa.net/

Wednesday, April 11, 2018

Mengenal Jurusan Teknik Mekatronika SMK, Apa yang Dipelajari dan Peluang Kerjanya

Bidang teknik dipandang sebagai bidang ilmu yang menjanjikan. Bidang ilmu ini seakan menjawab tantangan perubahan zaman dan teknologi. Selain itu ilmu teknik memberi peluang inovasi- inovasi manusia untuk kemajuan perkembangan zaman karena faktanya manusia tidak akan bisa lepas dari ilmu ini dalam kehidupannya. Oleh karenanya, lulusan bidang teknik banyak dibutuhkan dalam segala aspek pekerjaan. Pemerintah pun beberapa tahun terakhir ini sudah melihat hal tersebut dengan pengoptimalan bidang teknik dari tingkat pendidikan di sekolah dengan memajukan  dunia SMK dengan membuka jurusan baru di bidang teknik. Salah satunya adalah jurusan teknik mekatronika.
source image : https://pixabay.com

Bisa dikatakan bahwa kompetensi keahlian ini terbilang baru di dunia SMK dan belum banyak sekolah yang membuka kompetensi keahlian ini. Sesuai dengan namanya, teknik mekatronika merupakan perpaduan dari bidang mekanik dan elektronika. 

Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4678/D/KEP/MK/2017 tentang spektrum keahlian pendidikan menegah kejuruan, Teknik Mekatronika merupakan salah satu kompetensi keahlian dari rumpun teknik elektronika selain Teknik Audio Video, Teknik Elektronika Industri, Teknik Elektronika Daya dan Komunikasi, dan Instrumentasi medik.

Nah, bagi adik- adik yang masih mencari pilihan jurusan yang tepat dalam bidang teknik di SMK, jurusan ini bisa dijadikan acuan pilihan. Mengingat bidang teknologi senantiasa berkembang dengan pesatnya, sumber daya manusia yang menguasai kompetensi keahlian ini akan selalu dibutuhkan. 

Jurusan Kuliah dan Peluang Kerja 
Lulusan teknik mekatronika SMK dapat melanjutkan kuliah sesuai dengan jurusan atau program studi yang relevan seperti teknik elektro, teknik mesin, sistem informatika, teknik informatika dan sebagainya. 

Sedangkan peluang kerja untuk jurusan ini pun lumayan luas, siswa lulusan mekatronika dapat menjadi teknisi listrik, elektronik maupun teknisi mesin yang mencakup bidang industri yang sedang bekembang saat ini seperti pada :
  • Industri otomotif
  • Industri elektronika
  • Industri minyak bumi dan gas
  • Pertambangan
  • Industri kimia
  • Konstruksi dan pembangunan 
  • Industri Tekstil
  • Transportasi
  • Komputer dan Teknologi Informasi
  • Industri peralatan rumah tangga
  • Percetakan, dan sebagainya

Apa yang dipelajari?
Sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar SMK kompetensi keahlian teknik mekatronika, beberapa materi yang akan dipelajari dan dikuasai mencakup :

  1. Memahami dasar-dasar teknik listrik dan elektronika
  2. Memahami dasar-dasar teknik digital 
  3. Menguasai sistim mikroprosesor
  4. Menguasai sistim mikrokontroller
  5. Memahami dasar-dasar teknik mesin 
  6. Melaksanakan keselamatan  dan kesehatan kerja
  7. Mengoperasian komputer menggunakan sistem operasi DOS dan Windows
  8. Melaksanakan pengukuran besaran listrik dengan alat ukur analog dan digital
  9. Menggunakan gambar teknik
  10. Menggunakan teknik gambar dengan komputer
  11. Melaksanakan pekerjaan bengkel elektronika
  12. Menggunakan perkakas tangan
  13. Menggunakan power tool
  14. Mengoperasikan mesin perkakas konvensional
  15. Menggunakan sensor
  16. Mengoperasikan peralatan elektronik
  17. Mengoperasikan peralatan kelistrikan
  18. Mengoperasikan peralatan pneumatik
  19. Mengoperasikan peralatan hidrolik
  20. Mengoperasikan Programmable Logic Controller, PLC

Menarik bukan? 
Semoga informasi ini bisa menjadi referensi saat adik- adik lulusan SMP memilih jurusan yang tepat saat melanjutkan pendidikannya di SMK. Kalau berminat segera cari SMK yang membuka jurusan ini di kotamu. 

Punya pandangan jurusan ini dari sisi yang lain? silahkan share di kolom komentar ya?

Salam.

Sumber http://www.ahzaa.net/

Tuesday, October 24, 2017

Memprediksi Materi Ujian Nasional Bahasa Inggris SMK Tahun 2018

Ada banyak jalan untuk sukses dalam UN (Ujian Nasional), salah satunya dengan memperhatikan gambaran materi yang dikeluarkan dalam ujian nasional melalui kisi- kisi. Tidak seperti tahun sebelumnya, kisi- kisi tahun pelajaran ini dirilis lebih awal yaitu sekitar bulan Agustus lalu. Perilisan lebih awal tentu memberikan angin segar baik bagi guru maupun siswa dalam mempersiapkan materi- materi yang akan keluar dalam UN.

sukses UN

Kisi- kisi yang dikeluarkan oleh BSNP pada tahun ini khususnya dalam mapel bahasa Inggris SMK memang tidak berbeda jauh dari tahun sebelumnya, bahkan bisa dibilang sama. Tiga tingkatan level kognitif dalam kisi- kisi yaitu pengetahuan dan pemahaman,  aplikasi dan penalaran yang akan memacu siswa menyelesaikan soal- soal sesuai dengan tingkatan tersebut. 

Format soal Ujian Nasional bahasa Inggris dari tahun ke tahun relatif sama, dengan pemetaan jumlah soal ujian nasional bahasa Inggris biasanya sejumlah lima puluh soal terdiri dari dua bagian utama yaitu listening section dan reading section. Untuk listening section, kita mengenal soal pictures sejumlah tiga soal, questions and answers berjumlah empat soal, short conversations empat soal, dan short talks dengan empat soal. Sedangkan pada bagian reading section terdiri dari tiga puluh lima soal yang terbagi menjadi bagian incomplete dialogues, sebelas soal, reading text, dua belas soal dan incomplete text, dua belas soal. 

Merunut pada kisi- kisi yang telah dikeluarkan oleh BSNP, kita disodori materi yang mencakup jenis- jenis teks lisan untuk materi  fungsi sosial dan struktur teks yaitu 
  • Interaksi transaksional/ interpersonal tertulis antara lain memuji, menawarkan, menyarankan, dsb. Biasanya interaksi transaksional/ interpersonal berupa soal dengan tipe dialog.
  • Teks fungsional pendek seperti announcement, notice, label.
  • Teks descriptive, recount, procedure, report
Untuk soal interaksi transaksional/ interpersonal tertulis antara lain memuji, menawarkan, menyarankan, dsb. biasanya berupa soal dengan tipe dialog. Sedangkan untuk teks fungsional pendek dan teks seperti descriptive, recount, procedure, dan report berupa teks reading.

Namun tidak menutup kemungkinan, materi- materi yang akan keluar di soal Ujian Nasional akan berkembang, artinya tidak hanya sebatas materi tersebut diatas, sehingga anda juga harus mempelajari materi- materi yang lain misalnya dalam teks fungsional pendek, atau dalam interaksi transaksional/ interpersonal. Berdasarkan fungsi sosial, pertanyaan seputar teks- teks tersebut diatas, dapat mencakup: 
  • topik/isu/masalah
  • tujuan/fungsi/pesan
  • latar belakang/alasan
  • akibat/dampak/manfaat
  • sikap/nilai yang diusung
  • peran dan fungsi pembicara/penulis
  • peran dan fungsi pendengar/pembaca
  • konteks penggunaan (a.l. tempat, waktu, situasi, dsb)
Oleh karena itu, anda mesti mengenal dan menguasai  jenis- jenis soal reading teks ( baca juga : Mengenal sembilan jenis soal reading text dan cara menjawabnya dalam soal UN) untuk menyelesaikan soal- soal bertipe reading teks. 

Dalam unsur kebahasaan, kita bisa memilah materi berdasarkan cakupan unsur kebahasaan yang berkaitan dengan isi teks lisan dan tertulis. Sangat sulit memang untuk langsung memetakannya dari kisi- kisi soal yang ada, tetapi untuk lebih mempermudah dalam pembagian materinya, baik secara unsur kebahasan maupun yang lain, anda bisa memperhatikan pada tabel berikut ini.






Semoga di lain kesempatan kita bisa membahas tentang tipe soal incomplete dialogs, reading dan incomplete text. Nah, Demikian sekilas tulisan mengenai prediksi materi yang akan dimunculkan dalam soal Ujian Nasional bahasa Inggris SMK, mohon maaf bila ada salah dan kekurangan dalam tulisan ini, karena setiap orang memiliki pandangan dan prediksi yang berbeda mengenai sesuatu hal. Mohon kiranya bisa menuliskannya melalui kolom komentar.
Semoga bermanfaat.
Sumber http://www.ahzaa.net/

Thursday, September 14, 2017

Google Classroom untuk Kelas Kolaboratif Bagi Guru

Siapa sih hari ini yang  tidak mengenal Google? Bisa dikatakan setiap saat, bahkan setiap waktu, Google tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita. Google tidak  sebatas hanya sebagai mesin pencari informasi saja, namun juga sebagai media yang menyediakan produk- produk digital internet yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan penggunanya, misalnya, Google Maps, Google Translate, Google Video atau Youtube,  Google Sites, Google Schemer, Google Drive, dan masih banyak lagi. 

 Google tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita Google Classroom untuk Kelas Kolaboratif Bagi Guru
Ilustrasi Google Classroom


Dalam dunia pendidikan, Google juga meluncurkan produknya pada tahun 2014 lalu yaitu Google Classroom. Saya yakin dari sahabat Ahzaa semua khususnya yang berprofesi sebagai guru, mesti pernah menengar atau bahkan mengenal apa itu Google Classroom. Nah, bagi yang belum mengenal tentang Google Classroom, berikut ulasannya.

Apakah itu Google Classroom
Google Classroom merupakan sebuah wadah pembelajaran yang ditujukan untuk kepentingan pendidikan dengan berdasar pengelolaan tanpa menggunakan kertas (paperless way). Pada prinsipnya Google Classroom memang tidak berbeda dengan pengelolaaan kelas pada umumnya. Google Classroom hanya memindahkan kelas "konvensional" anda menjadi kelas yang bersifat virtual. Bila dalam kelas biasa, anda bisa bertatap muka dengan siswa- siswa anda secara langsung di kelas, maka dengan Google Classroom, anda juga bisa berinteraksi dengan siswa anda, namun melalui kelas online dengan perantara gadget yang dimiliki. Interaksi- interaksi yang terjadi antara guru dengan siswa- siswa berdasarkan daring online tersebut membuat Google Classroom dipandang sebagai media yang tepat untuk membuat kelas kolaboratif. 

Fitur dan Penggunaan Google Classroom

1. Kelas Virtual
Google Class memungkinkan anda membuat beberapa kelas virtual untuk siswa. Di dalam kelas-kelas ini, Anda dapat membagikan pengumuman kepada siswa, membuat dan mendistribusikan tugas dengan mereka, memberi nilai dan memberikan umpan balik mengenai karya siswa, serta terlibat dalam diskusi pribadi atau keseluruhan dengan siswa. Para siswa juga akan memiliki kode kelas untuk dapat mengakses dan menggunakan kelas.

2. Penugasan
Dalam hal penugasan, guru dapat menggunakan fitur penugasan yang disediakan untuk membuat dan memposting tugas kepada siswa mereka. Untuk membagikan tugas, cukup klik tab tugas dan berikan nama untuk itu, deskripsi singkat dan tanggal jatuh tempo. Anda juga dapat menyematkan dokumen, dokumen Google docs, dan Youtube dalam tugas anda.

3. Terintegrasi Google Drive
Google Classroom terintegrasi dengan Google Drive sehingga cara kerja guru menjadi lebih mudah dan produktif. Saat membuat Google Classroom, buatlah folder "kelas", maka Google Drive  secara otomatis akan membuatnya dalam akun Google Drive anda demikian juga siswa anda. Tidak hanya itu, setiap kelas baru yang anda buat akan memiliki subfolder yang dibuat secara default di drive anda. Dan saat anda membuat sebuah tugas, sebuah subfolder dibuat untuk setiap tugas di kelas anda untuk mengumpulkan semua tugas siswa di kelas melalui Google.

4. Berbagi Tugas
Salah satu fitur penting pada Google Classroom adalah anda bisa berbagi tugas dengan siswa. Anda bisa membuat tugas di Google Documents dan mengunggahnya ke Google Classroom anda, Ada tiga opsi berbagi yaitu, pertama, siswa dapat melihat file, kedua, siswa dapat mengedit file, dan yang ketiga ,Google Classroom untuk membuat salinan untuk setiap siswa di kelas. 

Saat siswa masuk ke Kelas Google mereka, mereka akan dapat melihat tugas yang tertunda langsung dari layar utama mereka. Untuk membuka tugas, siswa dapat mengeklik judul tugas atau menge-klik tautan di sampingnya untuk membukanya langsung di Google Drive. Sebagai alternatif, siswa dapat menemukan tugas di Drive mereka di bawah subfolder yang dibuat secara otomatis untuk tugas di Folder Kelas.

5. Kirim Tugas
Saat siswa sudah selesai mengerjakan tugas mereka, mereka bisa mengirimkan tugas mereka dengan mengklik tombol "turn in". Mereka juga bisa menambahkan komentar di bawah tugas untuk dibaca guru. Setelah tugas diserahkan, siswa memiliki pilihan untuk membatalkan kerja mereka dengan mengklik tombol "unsubmit". Ini akan memungkinkan mereka untuk mengedit karya mereka sebelum mengirimkannya kembali ke guru. Bahkan setelah pekerjaan telah diajukan, siswa memiliki akses untuk mengirim komentar di bawah tugas mereka untuk memberi informasi, misalnya kesulitan yang dihadapi dalam mengerjakan tugas mereka.

Dengan kelebihan dan fitur- fitur yang menarik tersebut diatas, Google Classroom dapat dijadikan media kolaboratif guru untuk mengajar di kelas. Tertarik mau mencoba? Tapi buat akun Gmail dulu ya...

Semoga bermanfaat.

Sumber http://www.ahzaa.net/